Friday, May 13, 2016

Harga Filter Akuarium dan Jenisnya

Salam Akuarium.....
Beberapa orang yang ingin memiliki akuarium terkadang kebingungan memilih sistem filter yang cocok untuk akuarium yang dimiliki. Ada beberapa system filtrasi yang harus diketahui, agar kita tidak bingung lagi saya akan menjelaskan beberapa system filtrasi seperti ulasan di bawah ini :

1.     Hang On Back/ Sistem filter Hang on




Hang on back/sistem filtrasi gantung yang biasanya adalah membeli 1 paket filter dengan water pump nya sekaligus. Kelemahan filter ini adalah berukuran/berkapasitas kecil yaitu 25-100liter saja, dan biasanya diletakkan menggantung di kaca akuarium. Keuntungan dari system filtrasi ini adalah tidak memakan tempat di dalam akuarium kita. Jika akuarium kita berukuran nano hingga sedang menggunakan sistem filtrasi ini akan lebih efisien dan efektif karena ukuran akuarium kita kecil. Harga nya bervariasi mulai 40-ratusan ribu rupiah. Ada harga ada kualitas dan kapasitas water pump nya dengan harga yang tinggi ada fitur tambahan yaitu UV sterilizer.

2.    Boxed filter



Boxed filter biasanya dijual sepaket dengan water pump nya, tipe boxed filter biasanya diletakkan membentang di atas akuarium. Digunakan untuk akuarium berkapasitas 25-100liter. Kelemahan sistem filtrasi ini adalah sama dengan filter hang on back. Kelebihan pun sama dengan sistem hang on back, namun untuk nilai estetika jangan berharap dari sistem filtrasi ini, karena untuk sistem filtrasi ini box filter diletakkan di atas akuarium kita, sehingga jika dilihat dari sudut pandang manapun akuarium kita jadi terlihat lebih buruk, apalagi bau yang disebabkan kotoran kotoran yang tertampung di box tercium amis, sehingga kita harus sering melihat tampungan kotoran jika sudah terlalu kotor kita bisa mengganti kapas dengan yang baru, mengganti karbon aktif dengan yang baru. Harga sepaket box filter dengan water pump nya adalah 45-90ribuan ada harga ada kualitas dan kapasitas water pump.

3.    Canister Filter

 Bentuk dan Ukuran Canister Filter

Sistem Canister Filter

Canister filter adalah sistem filtrasi dengan menggunakan tempat/box/tabung yang kedap udara, sistem ini sering digunakan para aquaris untuk menjernihkan air mereka, karena dinilai efisien dan sangat efektif untuk membersihkan dan mensirkulasi air dalam akuarium mereka. Kelebihan dari sistem ini adalah kapasitas akuarium mulai dari sedang hingga besar sekitar 100liter-250liter. Canister filter dijual tidak dengan water pump nya, karena di dalam nya tidak ada ruang untuk meletakkan water pump nya. Kelebihan nya sudah pasti lebih bersih disbanding tipe lain, kelemahan nya adalah membutuhkan tempat ekstra karena tipe canister adalah tipe filter external dan terkadang setelah beberapa lama dipakai sistem canister juga akan rusak dengan ditandai air merembes keluar dikarenakan karet sudah tua, dan sulit untuk membeli karetnya, karena tiap merk dan tipe memiliki banyak perbedaan baik dari bentuk dan kapasitas karetnya. Untuk harga nya berkisar antara 250ribuan hingga jutaan rupiah. Nah lo… sesuaikan semua kebutuhan filtrasi anda dengan uang yang anda miliki ya…...

4.    Sump filter




Yang ini nih yang bikin saya greget dan semangat, yaitu menggunakan sump atau sistem filtrasi menggunakan akuarium tambahan yang diletakkan di bawah akuarium utama. Dan tentunya perlu ditambahkan beberapa sekat baik dari kaca maupun akrilik/palastik dengan ketebalan dan kelenturan tertentu. Untuk sistem filtrasi ini sudah pasti lah makan tempat, lebih mahal sedikit dibandingkan hang on atau box tapi masih lebih murah dari canister filter. Karena akuarium nya beli yang ukuran 25 liter sudah cukup… dan berikan sekat2 total harganya pun paling hanya 200ribu-280 ribu kalo ditambah dengan  water pump, karbon aktif sama bioball nya untuk batuan bias cari lah di sungai terdekat gratis kok, batuan dari ukuran besar hingga sedang tapi jangan batu akik ya?ntar dicomotin mertua loh bagi yang udah punya istri/suami…. Hehehehe kalo saya sih jomblo tapi normal lah…. Hahaha gila lu ndro… lanjut ke topik hidayat eh salah…. Topik  utama maksudnya… maklum lah capek ngetik sambil mikir materi… Oke urutan untuk penataan sistem filtrasi ini adalah pada sekat pertama saat air masuk dari tank kita kasih batuan yang ukurannya besar, setelah batu batuan ukuran besar itu pada sekat berikutnya bisa kita beri bioball lalu karbon aktif di sekat berikutnya batuan yang lebih kecil, sekat terakhir adalah karbon aktif lagi, di sini saya tidak gunakan kapas saring karena kapas saring terkadang terlalu kecil seratnya ditakutkan air dari akuarium utama turun terus tapi water pump menyedot dari sump terhambat kotoran yang menumpuk di kapas filter sehingga terjadi peluberan…lah bahasa mana lagi tuh bro???wkwkwkwk suka suka saya… yang bikin beda dari blog ane kan itu gan …

Okeh…. Selesai dah bahasan kita kali ini…. Di next posting saya akan membagikan cara membuat filter sendiri, jenis filter nya tapi cuma sump sama canister, dan tentunya ditambah foto foto yang gak bakal bikin bingung beserta skema yang saya buat sendiri.
Semoga bermanfaat ya buat kita dan semoga bisa membukakan hati kita untuk niat berkarya… Maaf jika ada kesalahan tulisan/menyinggung, mohon kirim kritik dan saran/keingin tahuan para pembaca di bagian komentar atau bisa hubungi langsung di BBM : 52578E60 atau sms/telpon juga boleh : 089668295195/081225660331 fast respon kalo lagi ada pulsa… hahahaha maklum lah blogger amatiran… bbm on terus kok… dijamin fast respon kalo bbm.


***Oke Akhir Kata Salam Akuarium***

Membuat Protein Skimmer (DIY Protein skimmer)

Salam aquarium, Kali ini kita akan membahas tentang protein skimmer dan cara membuatnya. Protein Skimmer adalah sebuah alat berbentuk tabung dengan ujung berbentuk kerucut dan terdapat wadah/cawan/tempat penampungan kecil di atasnya yang berfungsi untuk menghilangkan zat – zat berbahaya yang terlarut dalam air. Protein skimmer biasanya digunakan sebagai penghilang zat – zat berbahaya yang terlarut dalam sebuah display/main tank air laut. Protein skimmer biasanya diletakkan dalam sebuah akuarium seukuran main tank atau lebih kecil dari main tank yang disebut SUMP, hal ini dikarenakan protein skimmer yang berukuran besar yang memakan ruang, dan bila diletakkan pada main tank akan menjadikan ruang gerak ikan jadi sempit.
Sistem protein skimmer adalah menghasilkan gelembung – gelembung halus dalam tabung yang akan mengangkat zat – zat terlarut ke permukaan air dan mengangkat zat – zat itu ke dalam wadah/cawan penampungan di atas bibir protein skimmer. Sistem tersebut dapat di lihat pada gambar skema di bawah.



Nah setelah mengetahui apa itu protein skimmer dan fungsinya, kita harus tahu pula harga nya kan?bagi seorang pemula akuarium air laut yang berfikir kritis seperti saya, tentu uang adalah masalah yang cukup besar dengan ukuran akuarium ukuran 100x50x55 maka membutuhkan protein skimmer yang memadahi, dengan ukuran tersebut dapat dikatakan saya harus membeli protein skimmer dengan harga sekitar 500-800ribuan, nah loh, buat beli beras bisa buat dijual lagi tuh…..hahahahaha…… selepas dari itu saya mencari beberapa sumber yang sangat meyakinkan yaitu dari wow.yusup.ko.id jangan ketawa ya kalo dibaca tanpa tanda titik dan maaf saya samarkan tapi kalian sudah pasti tau lah…. Nah daripada panjang lebar karena yang panjang tu pasti bertele – tele gulungnya dan lebar itu pasti bikin susah cari tempatnya….. lah ngomong apaan sih lu *sambil ditimpuk akuarium*. Yok kita buat sendiri Protein skimmer nya dengan harga yang murah gak sampe 100ribu dengan keadaan kepala berdarah abis kena akuarium XD . Berikut rincian yang harus kita beli :
1.     Pipa paralon ukuran diameter 3” panjang pipa sama dengan tinggi permukaan air dalam Sump. Harga per meter Rp.16.000,- (beli 1 meter udah lebih dari cukup bisa jadi 2 tapi kita hanya buat 1 jadi nanti tetap di potong)

2.    Dop tutup pipa untuk di dasar skimmer harga satuan Rp.6.000,- (beli 1 aja)



3.    Lem akuarium/lem plastic steel/lem pipa atau lem apa aja, asal kedap air biar skimmer tidak mengalami kebocoran. Rp.7.000,- saya gunakan lem bakar/lem tembak.
4.    Pipa ukuran ½” atau pipa akuarium per meter Rp.6.000,- beli 1 meter udah lebih dari cukup.
5.    Elbow pipa ½” beli 2 biji aja udah cukup. Harga satuan Rp.3.000,-



6.    Air stone/batu aerator dan aeratornya saya sarankan gunakan yang menghasilkan gelembung halus seperti asap harga bervariasi mulai 30-80ribu di tokped ada jual merk sander untuk type nya ada type 2 dan type 3 type 3 lebih halus, tapi untuk tipe 2 saja sudah cukup, bahkan beli batu aerator yang biasa dijual di pasaran seharga 1000-5000 saja sebenarnya juga sudah bisa, namun nanti buih hasil skimming tidak banyak. Aerator harga Rp.30.000,-



Yang kayu lebih halus namun harganya cukup mahal.


7.    Pompa air/pompa filter kalo orang sebutnya gitu sih rata2… kalo belom punya beli, kalo udah punya bisa langsung pakai/ diupgrade kalo beli harga variasi 30ribu sampai ratusan ribu rupiah.
8.    Pipa pompa air seukuran output pompa pangjangnya sama dengan tinggi dari sump ke main tank. Per 2 meter Rp.6.000,-
9.    Botol Air minum ukuran 1,5liter untuk pengganti kerucut di bagian atas dan untuk wadah buih nanti nya. Gak ada? Tanya tetangga? Kalo masih gak adan ya terpaksa beli air minum 1,5Liter trus minum airnya sampe habis dijamin kembung deh…

Total pengeluaran adalah Rp.46.000,- Tanpa aerator dan Tanpa Pompa air, karena udah punya.
Alat yang akan kita gunakan adalah gergaji besi untuk potong paralon, beli aja harga Rp.6.000,- buat yang warna hitam dan Rp.13.000,- warna orens.
Oke kita langsung ke tahap pembuatannya aja ya…

1.     Potong pipa 3” seukuran tinggi Sump - 10cm, jika tinggi sump 50cm maka potong pipa sepanjang 40cm. gunakan gergaji besi jangan gunakan gigi ya?hehehehe…
2.    Potong bagian atas botol air minum 1,5liter , lem dengan plastic steel/lem yang sudah dibeli, dan tunggu hingga kering. Sebenarnya pakai botol air minum itu sendiri sudah bisa dijadikan skimmer tapi menurut pengalaman saya, botol air minum itu mempunyai titik kelemahan, yaitu tipis dari kelemahan itu menyebabkan pengeleman dengan pipa input maupun output sangat tidak kuat sehingga pada saat setting ke sump, lem tadi ini akan bisa
lepas dengan mudah, dan mengakibatkan kebocoran karena tekanan dari air yang menekan ke segala arah. Jika terjadi kebocoran maka kita tidak akan bias menghasilkan kualitas air laut yang baik untuk main tank kita.
  
3.    Setelah kering lubangi paralon 3” dari bagian bawah setinggi +- 5cm dengan ukuran lubang diameter sama dengan paralon ½”. Ini untuk Input air ke dalam skimmer.




4.    Kemudian masukkan elbow paralon ukuran ½” ke lubang tersebut sedalam 1-2cm dan lem, pastikan tidak ada kebocoran.




5.    Lubangi bagian seberang pipa seukuran diameter intake pompa air/bagian air masuk ke pompa. Kalau saya buat lubang output di bawahnya lubang intake, karena sump saya kecil jadi saya buat sesimpel mungkin dan tidak makan tempat, tapi idealnya adalah lubang intake dan output berseberangan.




6.    Lem bagianintake pompa air dengan paralon 3”/skimmer yang sudah hampir jadi tadi.
7.    Masukkan selang output aerator yang telah dipasangi airstone nya lewat dasar pipa 3”.
8.    Pasang dop penutup pipa 3” di bagian dasar, JANGAN di lem karena dop sudah pasti pas dengan pipa nya.



9.    Selesai, tinggal kita keringkan semuanya dengan cara didiamkan selama 1 hari untuk pengeringan plastic steel secara sempurna.
10.  Setelah itu kita dapat memasang selang ke aerator dan masukkan skimmer ke dalam sump… maaf untuk video/fotonya belom sempat saya bikin karena butuh beberapa minggu untuk menghasilkan buih yang banyak di DIY skimmer. Saya pastikan berhasil karena mudah sekali membuatnya. Selamat mencoba.


Sekian dari saya seorang hobiest DIY dan amateur Reef tank, setidaknya kita bias belajar bersama, jika ada salah mohon dikoreksi, jika ingin tambah pengalaman kita lakukan sebisa kita, silahkan tanyakan keingin tahuan anda, silahkan hubungi pin maupun sms/telfon, fast respons kalo gak lagi sibuk…hehehe….. Terima kasih sudah mau mampir di kamar saya yang mungil ini….. Salam Akuarium.